Diskusi Kita Tentang Pakaian

PEMBICARAAN KITA TENTANG PAKAIAN

Aku melihat betapa pentingnya pakaian ini, suatu ketika kita pernah mendiskusikan masalah ini panjang lebar, alasankku sederhana saja Allah Sang Pencipta saja merasa perlu untuk mengutarakan secara langsung dan detail masalah pakaian ini dalam kitab sucinya. Masalah negara, masalah kepemimpinan, masalah ekonomi bisa jadi merupakan masalah besar bagi manusia. Tetapi Allah yang maha tahu memandang bahwa pakaian merupakan hal besar dan penting bagi manusia. Maka menurut aku, harusnya kita bisa memahami dengan lebih arif, lebih baik mengenai masalah pakaian ini sesuai dengan maksud Allah mengatur masalah pakaian ini.

Secara umum, pakaian adalah menutup seluruh badan, kepala hingga menjulur ke dada. Ini bukan bermaksud untuk membahas atau mendiskusikan  mana-mana atau bagaimana pakaian yang dimaksud. Sekedar berpijak dari sampai-sampai Allah merasa perlu untuk mengatur pakaian di kitabnya yang suci, ini kalau tidak ada hikmah yang sangat besar tentu tidak akan disebutkan di dalamnya. Karena keyakinan akan adanya hikmah yang begitu besar dalam pakaian inilah maka aku juga menganggap penting masalah pakaian ini. Terlepas dari perdebatan kita bahwa apa tidak cukup sekedar menutup ini dan itu dalam berpakaian. Yang jelas aku hanya menganggap penting masalah ini. Masalahnya bukan sekedar mana-mana yang harus ditutup dan seperti apa menutupnya, tetapi masalah keyakinan dan ketertundukan kita pada aturan Allah bahwa aturan Allah itu ada maslahat yang besar bagi manusia.

Pernah terlontarkan atau lebih tepatnya permintaan, untuk memakai pakaian yang relatif longgar, jilbab atau kerudung yang tidak sekedar menutup kepala tetapi jilbab yang juga relatif besar dan bukan dimampatkan atau dibebatkan di kepala. Bahkan juga untuk terbiasa memadukan celana panjang dengan baju kurung luar atau membiasakan untuk berkerudung miski di dalam rumah karena banyak orang lain yang keluar masuk.

Juga ada pembicaraan tentang kerudung paris.

Dan saat itu sedikit demi sedikit untuk diusahakan, hanya sekarang aku tidak tahu lagi perkembangan perubahannya. Harapannya sih tetap bisa dilakukan bukan karena aku, bukan karena diri sendiri tapi karena mencoba untuk lebih bisa mengikuti Allah sang Khaliq.

Oh ya, kalau mau dipahami dengan lebih ikhlas, jilbab atau pakaian yang relatif longgar, kalau dikenakan mengesankan keanggunan, keterjagaan, ketangguhan, keteguhan.

Hanya saja akhirnya, melihat hal-hal semacam ini menjadikan aku mengingatkan pada seseorang teman akrab, yang aku pernah berdisikusi bersama panjang lebar mengenai masalah ini.

 

About basstk

melangkah dan melangkah miski terkadang atau bahkan serasa letih dan berat serta lelah
This entry was posted in qita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s